Pengertian Belajar Dan Proses Belajar Secara Lengkap

Pengertian Belajar Dan Proses Belajar Secara Lengkap

 

A. Pengertian Belajar


Kata belajar telah bersahabat dengan semua lapisan masyarakat.

    Menurut James O, Whittker,Merumuskan belajar sebagai proses di mana tingkah laku di timbulkan alias di ubah m,elalui latihan alias pengalaman.

    Drs. Slameto merumuskan arti mengenai belajar, menurutntya belajar ialah sebuah proses perjuangan yg di perbuat individu untuk memperoleh sesuatu perubahan tingkah laku yg baru dengan cara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.

    Belajar ialah kegiatan yg berproses serta ialah unsur yg sangat pundamental dalam setiap penyelenggaraan tipe serta jenjang pendidikan.

    Belajar Skiner, yg dikutip Barlow (1985) dalam bukunya educational psychology the teaching-learning process, belajar ialah sebuah proses penyesuaian alias penyesuaian tingkah laku yg berjalan dengan cara progresif. Berdasarkan eksperimennya B.F Skimer percaya bahwa proses penyesuaian tersebut akan mendatangkan hasil yg optimal jika ia diberi penguat (reinforce)

Chaplin dalam dictionary of psychology membatasi belajar dengan dua macam Rumusan. Rumusan pertama berbunyi belajar ialah perolehan perubahan tingkah laku yg relatif menetap sebagai dampak latihan serta pengalaman. Rumusan keduanya belajar ialah proses memperoleh respon-respon sebagai dampak adanya latihan khusus.

Hintzman dalam bukunya menyebutkan belajar ialah sebuah perubahan yg terjadi dalam diri organisme (manusia serta hewan) dikarenakan oleh pengalaman yg bisa menghipnotis tingkah laku organisme tersebut. With dalam bukunya menyebutkan belajar ialah perubahan yg relatif menetap yg terjadi dalam segala macam/keseluruhan tingkah laku sebuah organisme sebagai hasil pengalaman.
Reber dalam kamus susunannya yg termasuk modern, Dictionary of psychology membatasi belajar dengan dua macam definisi. Pertama, belajar ialah proses memperoleh pengetahuan, biasanya tak jarang digunakan dalam pembahasan psikologi kognitif. Kedua belajar ialah sebuah perubahan performa bereaksi yg relatif langgeng sebagai hasil latihan yg diperbuat.
Dalam definisi ini tersedia empat macam Istilah yg esensial serta butuh disoroti untuk memahami proses belajar, antara lain :
  •  Relatively permanent, yg dengan cara umum menetap
  •  Response potentiality, performa bereaksi
  •  Reinforce,yang diperkuat
  •  Practice, Praktek alias latihan
Biggs dalam Pendahuluan teaching for learning mendefinisikan belajar dalam 3 macam Rumusan, yaitu Rumusan kuantitatif, Rumusan institusional, Rumusan kualitatif.

B. Contoh Belajar


Seorang anak balita memperoleh mobil-mobilan dari ayahnya. Lalu ia mencoba memainkan ini dengan tutorial memutar kuncinya serta meletakannya pada sebuah permukaan alias dataran. Perilaku “memutar” serta “meletakan” tersebut ialah respon alias reaksi atas rangsangan yg muncul pada mainan itu.
Pada bagian permulaan, respon anak kepada stimulus yg ada pada mainan tadi biasanya tak cocok alias setidak-tidaknya tak teratur. Namun, berkah latihan serta pengalaman berulang-ulang lambat laun ia menguasai serta akhirnya bisa memainkan mobil-mobilan dengan baik serta sempurna.
Sehubungan dengan contoh itu belajar bisa dipahami sebagai proses yg dengan proses itu sebuah tingkah laku ditimbulkan alias diperbaiki serentetan reaksi atas situasi alias rangsangan yg ada.


Jadi bisa disimpulkan bahwa belajar ialah serangkaian jiwa raga untuk memperoleh sebuah perubahantingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yg menyangkut kognitif, efektif, serta psikomotor.

C. Proses Belajar


Dalam proses belajar aktivitas tertentu ataupun aktivitasnya ialah sebagai berikut:
Proses dari bahasa latin “processus" yg berarti “berjalan ke depan” menurut Chaplin (1972) proses ialah sebuah perubahan yg menyangkut tingkah laku alias kejiwaan.

Dalam psikologi belajar proses berarti cara-cara/langkah-langkah khusus yg dengannya berbagai perubahan ditimbulkan sampai tercapainya hail-hasil tertentu (Reber, 1988). Jadi proses belajar bisa diartikan sebagai tahapan perubahan perilaku kognitif, manjur serta psikomotor yg terjadi dalam diri siswa

Fase - Fase dalam Proses Belajar


Menurut Jerome S. Bruner, salah seorang penentang teori S.R Bond dalam proses pembelajaran siswa menempuh tiga episode alias fase, antara lain :
  1.  Fase info (tahap penerimaan materi)
  2.  Fase transformasi (tahap pengubahan materi)
  3.  Fase evaluasi (tahap penilaian materi)

Menurut Wittig (1981) dalam bukunya psychology of learning, setiap proses belajar rutin berjalan dalam 3 tahapan, antara lain :
  •  Actuation (tahap perolehan/penerimaan informasi)
  •  Storage (tahap penyimpanan informasi)
  •  Retrieval (tahap memperoleh kembali informasi)
1. Mendengarkan
ialah salah satu aktivitas belajar, setiap orang-orang belajar di sesekolah tentu ada aktivitas mendengarkan. Ketika seorang guru memakai metode cerama, jadi setiap siswa alias mahasiswa di haruskan m,endengarkan apa yg guru (dosen) sampaikan.
2. Memandang
yg di magsud di sinio ialah mengarahkan sebuah pengamatan ke sebuah objek. Di kelas, seorang pelajar memandang papan tumlis yg berisikan goresan pena yg baru saja di guru tulis, goresan pena yg pelajar pandang itu memunculkan kesan serta selamnjutnyatersimpan dalam otak.
3. Meraba, Membau, serta Mencicipi / Mencecap
 Adalah indra insan yg bisa di jadikan sebagai alat untuk kepentingan belajr, artinya aktivitas meraba, membau. Dan mencecap bisa menawarkan peluang bagi orang-orang untuik belajar. Tentu saja aktivitasnya wajib di sadari oleh sebuah tujuan.
4. Menulis alias mencatat
 Catatan sangat bermanfaat untuk menampung sejumlah informasi, yg tidahanya bersifat fakta-fakta, namun juga terdiri atas materi hasil dari bahan bacaan.
5. Membaca
 Aktivitas menyimak ialah aktivitas yg paling tak sedikit di mlakukan selagi belajar di sekolah alias di perguruan tinggi. Kalau belajar ialah untuk memperoleh ilmu pengetahuan, jadi menyimak salah jalan menuju pintu ilmu pengetahuan, jadi menyimak ialah jalan menuju pinti ilmu pengetahuan ini berarti untuk memperoleh ilmu pengetahuan tak ada tutorial lain yg wajib di perbuat kecuali menggandakan membaca. Kalau begitu menyimak identik dengan mencari ilmu pengetahuan supaya menjadi cerdas serta melalaikan berarti kebodohan.
6. Mencari ikhtisar alias ringkasan serta menggaris bawahi
7. Mengamati table-table, diagram- diagram serta bagan-bagan
8. Menyusun paper alias kertas kerja
9. Mengingat
10. Berfikir
11. Latihan alias praktek

0 Response to "Pengertian Belajar Dan Proses Belajar Secara Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel