Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu Listrik Dinamis, Rumus dan Contohnya

Kangjpot.com - Listrik Dinamis - Pernahkah kalian pikiran bahwa saat kalian menggunakan alat dan barang elektronik seperti halnya setrika, atau mungkin mainan listrik seperti motor remot bagaimana barang tersebut bisa bekerja?

Apa Itu Listrik Dinamis, Rumus dan Contohnya

Itu adalah salah satu penggunaan listrik dinamis untuk kehidupan sehari-hari. Apakah listrik dinamis itu? Serta bagaimana cara kerjanya? marilah kita kupas lengkap Pengertian Listik Dinamis serta Rumusnya.


Pengertian Listrik Dinamis


Listrik dinamis ialah listrik yang berganti-ganti atau bisa bergerak dan sering disebut dengan arus listrik. Arus listrik tersebut dari aliran elektron kemudian mengalir secara terus-meneran dari kutub negatif ke kutub positif, mulai dari potensial tinggi ke potensial rendah dari sumber beda potensial.

Benda dengan beban listrik positif lebih banyak memiliki potensial lebih tinggi, sedangkan benda dengan beban negatif lebih banyak memiliki potensial rendah. Dua tempat yang memiliki beda potensial menyebabkan munculnya arus listrik. Dengan catatan keduanya dihubungkan dengan penghantar. Beda potensial umum ditanyakan sebagai tegangan.

Kuat arus yang masuk pada rangkaian bercabang mirip dengan kuat arus yang keluar, walaupun dalam rangkaian seri kuat arus akan terus mitip atau sama di setiap ujung hambatan, semuanya itu cocok dengan Rumus Kirchoff.

Semakin besar sumber tegangan, kian besar pula arus yang akan mengalir. Meski jika hambatan diperbesar, itu akan membikin aliran arus berkurang. Seperti yang diterangkan di Rumus Ohm.


Rumus - Rumus Listrik Dinamis


1.Rumus Kuat Arus Listrik (I)


Arus listrik terjadi saat ada perpindahan elektron seperti penjelasan diatas. Kedua benda bermuatan, saat dihubungkan bersamaan penghantar akan menghasilkan arus listrik. Kuat arus listrik ditandai dengan simbol I, memiliki satuan Ampere (A), yang rumusnya adalah:

I = Q / t

Keterangan:

I = kuat arus listrik (A)

Q = jumlah muatan listrik (Coulomb)

t = selang waktu (s)


2. Rumus Beda Potensial atau Sumber Tegangan (V)


Berdasarkan penjelasan tersebut, arus listrik memiliki definisi banyaknya elektron yang berpindah dalam waktu tertentu. Perbedaan potensial akan menyebabkan perpindahan elektron, banyaknya daya listrik yang diperlukan untuk mengalirkan tiap-tiap muatan listrik dari ujung penghantar disebut tegangan listrik atau beda potensial.

Sumber tegangan ataupun beda potensial mempunyai simbol V, mendapati satuan Volt. Secara matematika mempunyai rumus yakni: V = W / Q

Keterangan:

V : beda potensia / sumber tegangan listrik (Volt)

W : energi (Joule)

Q : muatan (Coulomb)


3.Rumus hambatan listrik (R)


Hambatan atau resistor ditandai dengan R, dengan satuan ohm, yang mempunyai rumus sebagai berikut:

R = ρ . l / A

Keterangan:

R = hambatan listrik (ohm)

ρ = hambatan jenis (ohm.mm2/m)

A = luas penampang kawat (m2)


4.Rumus hukum ohm


Hukum ohm ialah hukum yang menghubungkan antara kuat arus listrik, beda potensial, serta hambatan. Mempunyai rumus:


Artikel Terkait


I = V / R atau bisa R = V / I, atau bisa V = I x R

Keterangan simbolnya lihat pada keterangan simbol rumus yang sebelumnya.


Contoh Soal Listrik Dinamis


1. Kuat arus yang ada pada kawat penghantar diketahui 10 A. Berapa lama (menit) waktu yang akan dihabiskan oleh muatan sebesar 8.500 C guna mengalirkannya ke penampang tersebut?

Jawabannya:

Diketahui:

I = 10 A

Q = 8.500 C

Ditanyakan: t…?

Untuk menyelesaikan:

I = Q / t

t = Q / I = 8.500 C / 10 A = 850 sekon atau 14, 16 menit.

Itulah artikel lengkap tentang Pengertian Listik Dinamis serta Rumusnya, semoga dengan artikel ini kalian jadi tahu tentang pengertian listrik dinamis, rumus, beserta contoh soal. Semoga bermanfaat.


Post a Comment for "Apa Itu Listrik Dinamis, Rumus dan Contohnya"